Home Ekonomi Siapkan 11 Miliar Bantu UMKM di Sumsel

Siapkan 11 Miliar Bantu UMKM di Sumsel

REHAT – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan menganggarkan dana 11 miliar untuk membantu permodalan para pelaku usaha di Sumsel dalam mengembangkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Rencananya, dana tersebut akan cair pada tahun ini juga.

Gubernur Sumsel, Herman Deru, menyebut dana yang akan digelontorkan itu bersumber dari deskripsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sumsel melalui Dinas Sosial.

“Dari APBD lalu diberikan sesuai porsinya mungkin satu juta atau dua juta melalui Dinsos. Pemprov Sumsel tinggal menunggu data konkrit-nya, kita tidak mau data ini data main-main dari kabupaten dan kota, tahun ini harus segera cair,” ujarnya seusai membuka hari UMKM Internasional 2019 yang diselenggarakan International Council For SmallBusiness Indonesia (ICBS) Wilayah Sumsel di Grand Inna Daira Hotel, Selasa (2/7).

Menurutnya, sudah menjadi wajib bagi Pemerintah, BUMN, BUMD, BUMS untuk memberikan perhatian lebih kepada pelaku UMKM. Mengingat UMKM merupakan pelaku usaha yang terbanyak di Indonesia khususnya di Sumsel. Seperti yang berkaitan dengan profesi sebagai petani, setelah itu petani meneruskan pada pelaku UMKM. Untuk perbankan diimbau untuk menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) tepat sasaran, serta tidak dipersulitkan. Menurutnya ini penting agar tidak terjebak tipu daya para rentenir.

Sementara itu, Ketua ICSB Provinsi Sumsel, Rian Antoni mengatakan, ICSB Indonesia merupakan organisasi nirlaba yang bepusat di Washington USA dengan jumlah anggota dan jaringan global di 85 negara. ICSB merupakan lembaga yang berkontribusi dalam pemberdayaan UMKM serta menyebarkan semangat kewirausahaan.

Sebagai organisasi yang didirikan Kementerian Koperasi UKM RI, kata dia, ICSB sangat berperan dalam perkembangan UMKM di Indonesia khususnya dalam bidang edukasi dan pelatihan, bidang riset, kordinasi, dan sinkronisasi program dengan Pemerintah maupun perusahaan baik BUMN, BUMD, dan swasta, serta berperan dalam membangun jaringan serta penguatan asosiasi, organisasi, komunitas pelaku UMKM di Indonesia.

“Kita berupaya dengan semangat baru ingin memberikan hal-hal yang konkret dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi pelaku UMKM secara umum seperti permodalan, pemasaran, packaging, bahan baku maupun ICSB berperan dalam memfasilitasi kesejahteraan pelaku UMKM dengan berbagai kemudahan akses termasuk fasilitas perumahan,” pungkasnya.